Monday, 14 May 2018

Mencoba Naik Ojol Ojek Online di Ponorogo. Grab atau Gojek?


Selamat sore brosis,
Salam Adventure

          Ojek Online merupakan transportasi berbasis aplikasi kekinian jaman now yang sudah lebih dahulu populer di kota-kota besar dan sekarang mulai merambah ke kota-kota kecil dan kabupaten brosis. Transportasi model ini seperti menjadi jawaban yang tepat ditengah keadaan transportasi lain yang sudah tidak memadai. Seperti halnya di Ponorogo kota dimana saya dilahirkan dan dibesarkan ini Ojek Online merupakan alternatif transportasi yang mulai ramai dan mulai diminati. Hal ini berkaitan dengan kondisi di Ponorogo sendiri yang angkutan tidak beroperasi 24jam dan dibeberapa rute malah tidak ada karena tidak ada penumpang.




         Kemarin sewaktu libur dari bekerja saya ke kota untuk mengantarkan motor, saya menyebut kota atau lebih tepatnya turun gunung karena rumah saya di desa. Huehehe. Memang sudah saya rencanakan sejak awal karena motor tersebut akan saya tinggal pulangnya akan mencoba order Ojek Online. Perlu brosis ketahui kalau ke tempat tinggal saya dari kota Ponorogo sekitar kurang lebih 20km dan jalur ini sangat jarang angkot bahkan mungkin sudah tidak ada. Mungkin kalau ada Bis Dami dengan rute Ponorogo_T. Agung itu pun Cuma dua kali sehari dan siang hari brosis.



       Okey setelah urusan selesai, buka hp kemudian menuju aplikasi Ojol. Awalnya saya akan memesan Gojek karena ketika dimadiun sudah familiar dengan aplikasi ini, saya tunjuk titik jemput dan antar dengan harga sekitar 27rb. Eh tapi tunggu dulu brosis saya lihat di layar ternyata driver yang standby kok sedikit ya, timbul keraguan brosis bukan apa apa lokasi saya yang jauh takutnya nanti malah nunggu tidak ada yg mau ambil. Kemudian saya buka Grab, dengan menunjuk titik yang sama tetapi dengan ongkos yang lebih malah sekitar 34rb, tenyata di Ponorogo drivernya lebih banyak Grab daripada Gojek dan akhirnya saya menutuskan untuk Pesan Grabbike.




          Tidak berapa lama mas Yudha pm saya, eh siapa mas yudha ? ya mas yudha adalah driver Grab yang saya pesan. Tidak berapa lama dia datang dan cusss Pulang naik Grab brosis. Hahaha . . . . Hasil saya ngobrol dengan mas Yudha dijalan ternyata beliau sering dapat orderan yang Jauh bahkan sering di order ke Stasiun Madiun brosis. Jadi kalau di Grab nganter penumpangnya bisa antar kota, tidak di batasi KM seperti di Gojek, tetapi tetap jemputnya di Kota dimana driver tersebut terdaftar. Orderan di Ponorogo kata mas Yudha juga sudah lumayan ramai akan tetapi ada kadang yang iseng order tetapi tidak respon ketika driver sudah datang brosis. Jadi jadilah costumer yang bertanggung jawab dan bijak ya brosis biar sama sama enak. Karena Ojek Online juga cari Nafkah. Monggo di coba Ojol Ponorogo. Drivere ramah, baik hati, sopan. Joss Lurr !!!


Semoga bermanfaat
Selamat Jalan- jalan

No comments:

Post a comment

Tinggalkan komentar brosis